Berkomunikasi Melalui Surat
1. Menulis Surat Resmi
Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat surat resmi.
a. Membuat Kepala Surat atau Kop Surat
- Kop surat adalah bagian penting dari surat resmi yang menunjukkan identitas lembaga. Ini berfungsi sebagai penanda asal surat. Setiap kop surat harus memiliki 5 elemen agar penerima tahu dari mana asal surat tersebut. Elemen-elemen tersebut adalah:
1. Nama lembaga, instansi, atau perusahaan.
2. Alamat lengkap lembaga, termasuk instansi.
3. Kontak yang dapat dihubungi seperti nomor telepon, faks, atau e-mail.
4. Kode pos.
5. Logo lembaga, perusahaan, atau instansi.
b. Nomor Surat
- Nomor surat merupakan salah satu komponen penting dari surat resmi yang mencakup nomor surat dan kode yang ada. Setiap bagian memainkan peran dalam pelaksanaan surat. Misalnya, setiap lembaga bebas dalam memilih nomor. Contoh nomor surat: A.001/Pan-Pel/AKB/II/2015.
c. Tempat dan Tanggal Surat
- Tempat dan tanggal surat memberikan informasi mengenai lokasi dan kapan surat tersebut dibuat. Contoh: Bandung, 17 Agustus 2015.
d. Lampiran Surat
- Lampiran surat adalah dokumen tambahan yang dilampirkan ke dokumen utama. Biasanya berisi dokumen pendukung yang relevan, seperti foto kegiatan atau laporan keuangan.
e. Alamat Surat
- Penulisan alamat surat harus diperhatikan secara serius, terutama dalam bagian-bagian berikut:
1. Alamat biasanya terdiri dari dua tempat: bagian sampul dan bagian awal surat.
2. Bagian sampul harus berisi alamat lengkap.
3. Penggunaan kata "kepada" tidak wajib digunakan.
4. Kata "Yang Terhormat" bisa disingkat menjadi "Yth."
5. Penulisan sebutan seperti Ibu, Bapak, atau Sdr/Sdri perlu jika diikuti dengan nama orang.
6. Kata "Jalan" tidak perlu disingkat, dan penulisan alamat tidak diakhiri tanda titik.
f. Salam Pembuka dan Penutup
- Penulisan salam sebaiknya menggunakan kata-kata umum yang biasa dipakai dalam komunikasi resmi, seperti "salam sejahtera." Penutup surat biasanya diakhiri dengan huruf koma.
Berikut adalah penulisan ulang dari teks yang diberikan:
---
**Isi Surat**
- Bagian ini merupakan inti dari sebuah surat, yang terletak di tengah surat. Isi surat mencakup penjelasan maksud dan tujuan penulisan. Surat yang baik memakai bahasa resmi dengan kalimat yang jelas dan ringkas, sehingga mudah dipahami oleh penerima. Pemilihan kalimat dan kata juga penting dalam surat resmi.
**Penutup Surat**
- Penutup surat harus menggunakan kalimat yang tepat dan benar. Berikut adalah beberapa contoh kalimat penutup yang sering digunakan dalam surat resmi:
1. "Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerjasamanya kami haturkan terima kasih."
2. "Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerja samanya kami ucapkan terima kasih."
Menulis Surat Pribadi
- Menulis surat pribadi cukup mudah dibandingkan jenis surat lainnya. Untuk membuat surat pribadi, kita perlu mencakup unsur-unsur berikut:
a. Menuliskan Tempat dan Tanggal Surat
- Langkah pertama adalah mencatat tempat dan tanggal surat dibuat, yang penting untuk menunjukkan kapan surat ditulis.
b. Mencantumkan Nama dan Alamat yang Ditujui**
- Setelah menuliskan tempat dan tanggal, jangan lupa mencantumkan nama dan alamat penerima surat.
c. Mengucapkan Salam Pembuka
- Salam pembuka adalah sapaan yang diawali tulisan kepada penerima surat. Salam ini juga berfungsi sebagai pembuka isi surat.
d. Menulis Isi Surat
- Isi surat mengandung unsur terpenting dan dapat disampaikan dengan bebas tanpa aturan ketat, meskipun tetap mempertahankan etika berbicara.
e. Mencantumkan Salam Penutup
- Setelah menyampaikan isi surat, penting untuk menambahkan salam penutup yang sesuai, agar tetap sopan kepada penerima.
f. Mencantumkan Identitas Pengirim
- Di akhir surat, tuliskan nama pengirim untuk memberi tahu siapa yang menulis surat tersebut.
Menulis Surat di Media Sosial Daring
- Menulis surat di media sosial dapat dilakukan melalui e-mail. Berikut adalah langkah-langkah untuk menulis surat dengan e-mail:
a. Salam Pembuka
- Meskipun "Assalamualaikum" adalah salam yang baik, mungkin tidak selalu tepat untuk digunakan dalam e-mail. E-mail lebih cenderung digunakan untuk komunikasi profesional dan resmi.








0 komentar:
Posting Komentar